Selasa, 07 Februari 2017

Faedah Mahasiswa Fan

Oke, welcome back. sudah kira - kira 2 tahun gue ga nge-blog lagi. dikarenakan aktifitas gue yang kampretnya padet banget ga kaya dulu smp. dulu smp, kalian akan menjumpai seorang anak dekil, ingusan, pulang sekolah naik angkot paling akhir (karena selalu keduluan anak naik angkot dan angkotnya penuh sehingga tidak memungkinkan gue untuk masuk, bloon sekali).

Gue dulu smp rentan banget kena penyakit. Panas, batuk, pilek bahkan minum es teh aja gue bersin. dan akhirnya gue agak ketergantungan memakai obat seperti decolgen, bisolvon, decolgen campur bisolvon. saking kecanduanya tidak jarang juga gue memakai paracetamol untuk menurunkan panas soto ayam yang baru mateng. kadang juga gue menggunakan fungiderm untuk menghilangkan jamur di pangsit mie ayam jamur jika jamurnya kebanyakan. karena pernah suatu ketika gue pesen mie ayam jamur di suatu warung kaki lima yang kata orang "Idih makan di warung" tapi rasanya sedep banget dan gue biasanya akan bales omongan mereka "Idih, makan mahal porsi dikit. hehe." pernah gue pesen mie ayam jamur. bener isinya ada mie, ada daging ayam suir, ada jamur. tapi jamurnya kebanyakan serasa mangkuk itu isinya jamur semuanya hitam pekat, legit - legit kaya batang ubur - ubur gitu. gue pikir ini lama - lama sih bukan mie ayam jamur, ini jamur ayam mie.

oke balik ke tulisan mahasiswa fan. apasih mahasiswa fan itu?
oke well, karena gue sekarang sudah resmi jadi Mahasiswa dari tahun 2015 *Cling* yang dulu smp gue ingusan sekarang kuliah upilan. hehe.

sebagai mahasiswa gue adalah mahasiswa yang percaya bahwa upil adalah mahkluk hidup.
Untuk kalian yang masih awam soal ngupil dan newbie soal upil mengupil, gue kasih tips ngupil yang pro. kisi - kisi tembus sukses ngupil 100%.
1) Gunakan 1 tangan saja jika ngupil (jangan pake dua tangan karena ribet)
2) sesuaikan posisi lubang hidung dengan tangan kalian. jika kalian ingin mengupil libang sebelah kiri makan gunakan tangan kiri jangan tangan kanan. karena susah
    GUNAKAN INI 
JANGAN GUNAKAN INI
 3) gunakan dua jari saja, usahakan telunjuk dan kelingking. Kelingking berfungsi sebagai detektor untuk mendeteksi posisi upil, dan Telunjuk sebagai eksekutor.
4) Hindari menggunakan ibu jari karena susah, hindari juga menggunakan jari ibu untuk menghindari kemungkinan di gampar karena kurang ajar
5) Ini yang terakhir sekaligus yang terpenting. awali harimu dengan bertanya "Sudah Ngupilkah Anda Hari Ini?"

oke,
pernah gak ketika kalian ngupil pas kalian deteksi upil ada di sebelah kanan dinding tapi waktu di eksekusi ternyata upil sudah di sebelah kiri. ini menandakan bahwa upil kalian gamau kena jarah.

Bukti hakikat lainya adalah ketika kalian ngupil susah banget dapetnya, terus pas upil kalian keluar ada bulu hidung yang nyangkut. itu adalah salah satu bukti bahwa upil kalian lagi struggle waktu kena razia. "Tidakkkkkkk, tidakkk. jangan ambill akuu, aku harus meraih bulu hidung itu. dia akan menyelamatkanku. tidaaaaaaakkk" Teriak derita si upil yang kena jarah.
Sebagai mahasiswa yang melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tulisan ini beserta saya menyatakan bahwa saya mendirikan "UKM penelitian kehidupan upil berintegrasi"





Well apasih Fan itu? bukan kipas angin, bukan pak irfan juga. fan adalah sebuah istilah untuk seseorang yang menyukai sesuatu. hari ini sih biasa disebut "fangirl" atau "fandom"
"fan" yang berarti penggemar dan girl yang berarti perempuan di tambah imbuhan ing yang berarti melakukan dan lahirlah "fangirling" yaitu seorant owrempuan yang. elakhkan aktivitas sebagai penggemar. misal cewek ini suka dengan harry potter, maka si cewek wajib memfollow seluruh apapun itu yang berisi harry potter, kadang juga menghiasi dinding kamar dengan hiasan harry potter bahkan loncat dari lantai 3 gedung kampus pakai sapu terbang sampai memantrai dosen pengawas waktu uas Cewek fangirl : "REDUCTOOOO!!!!!"
"EXPELIAMUUSSSS!!!!"
"CRUUUCIIOOOO!!!"
"AVOKADO KEDALUARSAAAA!!"
Dan dosen akan mengeluarkan satu mantra mematikan
"Sudah selesai bicaranya? :)"
"Bisa saya lanjutkan? :)"

fan fan ini biasanya agak kekanak-kanakan namun sebagai mahasiswa, gue semakin menggilai ini. biasanya sih cowok gak suka kalo kalian sebut fanboy karena bahasanya terlalu feminim mungkin mereka akan memgganti fanboy jadi penggila/obsesi. seperti cowok akan menyebut cewek bahwa "cewek adalah tukang gosip" sedangkan cowok jika ngomongin orang lain "Enggak kok, kita ga ngomongin orang. kita lagi diskusi aja" kata cowok dengan tegas. ya gitu deh.

jika cewek bilang cowok selalu salah
dan
cowok bilang cewek selalu benar maka..
ya gitu deh. hehe

Buat kalian cowok yang sukanya nongkrong, ngetrip, ngopi - ngopi ganteng, dan hobi ngeganti motor bebek pake knalpot resing. (Suaranya anjaaaayyy).

gue adalah jenis cowok, yang nonton Harry potter, nonton film MARVEL, nonton film DC, main kartu yugioh, penggemar spongbob nomer 1, mendengarkan lagu one direction dari album up all night sampe made in the a.m gue bahkan tau kalo nial punya tai lalat di keteknya.
Gue berada di dalam golongan cowok tidak keren yang punya dunia keren di dalam kepala gue.
Sempat gue mimpi suatu malam gue berada di salah satu episode "harry potter : and the order of the phoneix" waktu si harry ngajarin murid lain gimana caranya munculin patronus charm pake sihir expecto patronum.
 Mantra Patronus adalah mantra pembangkit energi positif yang dikenal dengan Patronus. Patronus juga disebut sebagai pelindung jiwa. Biasanya keluar dengan bentuk hewan.








 

Dalam mimpi itu gue struggle sekali memunculkan patronus charm gue. tapi gak bisa - bisa. selanjutnya harry mendekati gue dan berusaha membantu gue.

harry : "Think the most beautiful and positive things in your life then you'll be able to cast patronus charm"
gue : "Expecto Patronum!" *Bwooshh* (Keluar Kodok)
harry : "Dede, your patronus..."
gue : "yes, harry?"
harry : "Is Coepoeh"

Gue bahkan sempat berpikir yang keluar bakal swikee goreng mentega khas bojonegoro.

Selasa, 06 Januari 2015

Jika Cinta Datang Terlambat, Maka Waktulah yang Tidak Tepat.



well, jadi disini gue barusan nulis untuk hari ini. ini hanyalah sebuah cerita fiksi bukan pengalaman pribadi. jika ada kesamaan nama tempat cerita karakter dan sebagainya. itu hanyalah kreatif saaya saja. oke. jadi ini ceritanya




gue, seorang wanita cantik yang bernama nesta. wanita cantik, manis, dan dikenal sopan oleh teman dan guru. hari ini gue seneng banget. akhirnya cowok yang gue idam - idamkan 1 tahun 365 malam. cowok ini idaman banget, tau rangga smash? kalau dibandingkan dengan rangga smash cowok ini se-level dengan tukul arwana.
emang sih rangga smash ganteng, tapi dia ga lucu hihi. nama dia kebetulan sama sama rangga, tapi dia bukan boyband. dia seorang siswa sederhana dengan cita - cita yang 100% bisa di gapai. keluarganya sudah berkecukupan. sekolah semuanya, kadang rangga juga nge-band buat cari duit sendiri. paham kok, cowok mandiri. cewek mana yang gamau deketin dia haha.

gue menunggu rangga mulai dari kelas 1 sma, tapi kita bertemu di kelas 2 sma. yah, lumayan mendekati UN. mungkin beberapa orang akan bilang "kamu jatuh cinta di waktu yang salah" dan gue akan bilang "jangan salahkan cinta, salahkan waktu yang kamu sia - siakan bersamanya"

kita selalu salah pahan, gue juga cewek. gue ga mungkin ngomong duluan kalo gue suka dia. sebagian besar cewek merasa jika menyatakan cinta duluan, sama saja mengibarkan bendera berbentuk celana dalam. karna harga diri wanita lebih penting dari cintanya. mungkin itu sebabnya juga dia gak peka. gue sempat merasa kalo dia emang ga suka gue. jadi lebih baik gue pendam aja perasaan ini.

pernah saat itu rangga dateng ke gue. dia mengambil kursi lalu duduk tepat di depan gue. gue berharap dia bakal bilang "hai" ke gue untuk sekedar menyapa. tapi, yang gue dapati dia hanya diam. mungkin gue terlalu mengharapkanya, jadi gue menempelkan kepalaku di meja. gue merasa seperti wanita bodoh, yang selalu mengharapkan cintanya. seperti cintanya adalah segala sesuatu. namun nyatanya, emang iya. sejenak suasana hening. diantara kesedihan itu gue mendengar suara yang selalu gue nantikan. "hai" ucapnya lemah. aku yang menutup kepalaku diatas meja pun terbangun. "ha.." belum selesai ucapku, dia sudah membalikan badan. mungkin saat dia menyapa gue, gue masih sibuk menyandarkan kepala. dia merasa suaranya tak didengar akhirnya dia memalingkan kepalanya. sudah terlambat, sangat terlambat bagi gue. gue ga punya cukup keberanian untuk menyapanya. tak pernah bisa. maka disinilah gue, menyandarkan kepalaku ke meja lagi. loh? loh? apa ini? kok mejanya basah? oh iya gue baru inget air ini, air mata gue. seperti biasa.

namun hari ini dan selanjutnya semua berbeda. sangat berbeda. gue dan dia sudah lulus SMA. mulai lulus SMA, kita mulai punya kesibukan masing - masing. namun gue tahu anak kuliah tidak sesibuk itu, sibuknya hanya waktu liat film berjudul "persentasi dosen". dia berusaha mencari kerja dan gue pun begitu. gue bekerja sebagai chef perempuan di sebuah restoran ternama. waktu demi waktu kita lewati. hingga akhirnya, gue berpikir untuk segera menikah. rangga sudah mempunyai pekerjaan teta yang gajinya lumayan besar, dan gue mungkin bisa berhenti dan membuka usaha warung sembako di depan rumah. akhirnya di anniversary kita yang ke 7 tahun aku meminta rangga untuk membelikanku sebuah cincin.

"mas, kamu keberatan nggak kalo aku minta cincin itu?" tanyaku.

"enggak, santai saja. cincin itu tidak masalah. tapi sejak kapan kamu manggil aku mas?" tanya rangga sambil tersenyum tipis

"engga apa apa lagi ingin saja memanggilmu mas, hehe. ga kenahaln tuh buat mas cincinya?"

"berapa sih emang?"

"sekitar 12 juta mas. berlianya juga besar. bagus banget"

"iya nanti mas belikan buat kamu, tunggu gaji mas bulan depan ya"

gue bersabar selama 1 bulaan, cukup sabar untuk menantikan cincin indah yang lumayan mahal. 1 bulan kemudian, aku usai menunggu.

rangga tidak membawa sebuah kotak cincin hari itu, melainkan kotak besar.
"apa ini mas?" tanyaku
"ini kan yang kamu mau?"


dia memberiku sebuah "teddy bear"

"apa ini mas!?" tanyaku marah

"yang kamu liat apa?"

"teddy bear? maksud mas apa sih? sebulan lho aku nunggu mas. cuma buat teddy bear? aku mau cincin mas" gue pun mulai menangis.

"sudah, teddy bear aja sudah cukup kok buat kamu. coba dong kamu peluk teddy bearnya kaya meluk aku haha"

"meluk? gak mas, aku gasuka teddy bear. aku mau cincin!!"

marah ini sudah ga bisa dikendaliin, dia uda ga ngehargain gue. gue lempar teddy bearnya ke jalan, gue buang di depan mukanya biar dia tahu rasanya nungguin cincin. biar dia sama kecewanya sama gue.

"gue pulang sendirii!" bentak gue.
akhirnya gue pulang, namun di tengah perjalananku aku mendengar bunyi "HEEEIII! AAWAS BODOH! LIAT LANGKAHMU!" *BRAAK*.

mas rangga mencoba mengambil teddy bear yang gue buang. mas rangga lari ke jalan buat ngambil teddy bear yang gue buang. mas rangga ngambil harapanya yang gue buang. mas rangga..... "MAS RANGGAAAaaaaaA!!!!" jeritku histeris.

hari ini tepat hari ini 2 bulan setelah pemakaman mas rangga. aku sempat menghadiri upacara pemakamanya, dia dikenal sebagai orang yang berwibawa di kantornya. salah satu teman katornya menyimpankan teddy bear itu untuk gue.

oke, gue masih trauma. 2 bulan ini trauma gue sudah mulai menghilang. gue buka kardus yang diberikan mas rangga waktu itu. teddy bearnya sudah lumayan rusak, bisa aku lihat. sejenak gue teringat kata mas rangga "peluk dong bonekanya kaya kamu meluk aku"

gue mulai berbicara sendiri. "mas, beruangnya gendut kaya kamu hihi" apa ini? gue mulai gila hahahaha. air mata gue mulai jatuh, mungkin sudah gak bisa gue tahan. hingga akhirnya gue memilih untuk memeluk teddy bearnya. gue peluk erat banget serasa mas rangga meluk gue.

"kkkrssskk krrrkk ssk css..." ehh kok teddy bearnya? *cklak*

gue mendengar suara itu. suara yang sudah lama gue nanti dan gue jaga. suara mas rangga.


"nes... will you marry me?" *cklak*. cincin berlian itu, keluar dari perut di beruang.

terimakasih mas rangga.


"jika jatuh cinta disaat yang salah, maka jangan. jangan pernah kamu salahkan cinta. salahkan waktumu yang kamu sia siakan bersamanya"

- terimakasih.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Pacaran

Hal terpenting dari pacaran? intinya orang pacaran? pacaran itu ngapain aja? habis pacaran mau ngapain? pacaran paling lama berapa bulan?

mungkin dari beberapa pertanyaan diatas cuma beberapa yang bisa gue jawab. misal, pas pacaran makan malem bareng di taman safari. paling lama bertahan cuma 100 menit itu aja udah termasuk injury time.

beberapa pertanyaan masih belum bisa gue jawab. semisal, habis pacaran mau ngapain? jaman SMP, SMA pacaran? simple, habis pacaran jadi mantan. mau nikah? bisa aja sih, tapi dengan kemungkinan percepatan 20m/s dengan cos(180 derajat) pada perubahan sifat pasangan terhadap kita. lalu melalui fase ditikung teman 80 derajat dengan persamaan y=A.Sin(Wt±Kx) hitunglah berapa lama hubungan akan bertahan?

itu aja satu sekolah, apalagi yang memaksakan hubungan dengan LDR. pisah sekolah pisaah hubungan? tergantung sih, seberapa dewasa pasangan itu. LDR itu adalah sistem perpacaran jarak jauh. semisal pacar lo dapet beasiswa kuliah di amerika, nah lo ada di papua pas pedalaman suku amborijinya. kejauhan kayanya, misal lo di surabaya pacar lo di malang. coba, lo dalam sebulan ketemuan berapa kali? emang nggak bosen? Enggaklah. menurut gue kan tiap hari kangen - kangenan, kalo makin kangen artinya makin cinta, makin cinta ya makin nyaman, makin nyaman ya makin langgeng. tapi yang gue alami rasa kangen yang meningkat itu berbanding lurus dengan rasa protektif dan cemburu. iya, makin kangen makin cemburuan. kalau uda cemburuam pasti berlanjut ke tukang ngambek, setelah tukang ngambek ke tukang kubur.
Ada beberapa hal yang menguatkan hubungan LDR misalnya hubungan sikap dewasa dan komunikasi yang baik. kalau yang buruk itu pas lo baru pertama LDR, sampe sana hape lo hilang ketinggalan di kereta, lo lupa nomer telepon pacar lo, dan lo di rekrut oleh anggota teroris.

Waktu gue LDR, sebenernya gak jauh - jauh amat. cuman beda sekolah, itu aja bertahan 3 bulan. setelah 10 bulan di smp. ya, gitu.

Di saat kedua hubungan layaknya gedung tua yang rapuh. di situ juga rasa gue diuji, antara memilih putus karena gak nyaman, dan bertahan karena gue gamau perjuangan gue sia - sia. gila apa. jalan - jalan nonton dan makan ke mall, nemenin telponan dari isya sampe shubuh. itu pengorbanan, pake banget. tapi pengorbanan itu biasanya dihargai dengan "kayanya kita udah gak cocok lagi", lalu kita berjuang lagi dengan "Tapi aku masih sayang kamu" . lalu dia mengelak dengan "tapi kita udah gak cocok lagi, aku nemuin orang lain disini" lalu kita mengakhiri hubungan kita dengan "Yaudahlah, maaf ngrepotin kamu selama 10 bulan ini dan makasih sama semua yang pernah kamu kasih" lalu perlahan kita meneteskan air mata. Air mata bahagia? enggaklah, ada yang bilang bahagia kita itu ada kalau ngeliat dia bahagia sama yang lain. Bullshit.

"meskipun dia sama orang lain, gue bahagia kok kalo ngeliat dia bahagia", Bullshit. yakin? lo bahagia ngeliat dia ketawa sama orang lain? Lo bahagia ngeliat dia mention sayang - sayangan di timeline? lo bahagia waktu orang lain gandeng tanganya? lo gak sesuci itu men, enggak. pasti ada segores paku yang menghujam jantung. kadang gak cuman segores, selusin paku juga bisa.

Pada dasarnya gue gak pernah takut lo tinggalin, gue hanya takut lo kehilangan kebahagian. intinya itu ada di lagu "keep our love alive"nya afrojack.
"Aku akan jadi kesunyian saat kau tidur
aku akan jadi keributan di jalan rayamu
kau bisa melihat dan mengikutiku kemanapun
melewati dinginya malan.
But how do we keep our love alive?"
susah men, LDR gak sesuci keliatanya.

ini bisa digambarkan dengan rumus jika hubungan malang dengan surabaya menempuh jarak 40 dan memiliki waktu tempuh 3 bulan. berapa kecepatan sifat pasangan akan berubah jika gravitasi dan kasih sayang diabaikan?


jadi ngapain sibuk nyari pacar disaat lo masih sibuk nyariin sumbu fungsi Y pada gradien delta H dan kuanstanta X pada integral (2Xkuadrat + 3X + 6) dx?

Sabtu, 23 Agustus 2014

Puisi Petang



Aku tak pernah takut kau tinggalkan, aku hanya takut kau kehilangan kebahagian

Ketika embun memburu pilu, aku tak pernah terbangun dari mimpiku, luka seolah membius dari balik selimutku

Cinta selepas senja, dibalik gelapnya cahaya. Memeluk bayangmu yang tak nyata, namun aku tetap terlena

Ini mana yang benar? Kita yang harus meyakinkan cinta atau cinta yang harus meyakinkan kita?

Seperti Hutan yang bermimpi pohonnya hidup kembali, seperti itu pula aku berharap kau mau lagi berada di sisi

Doaku; semoga langkah yang kau pilih, tak akan membuatmu menyesal nanti. Selalu ada kebahagiaan kala bersamanya

Entah lelucon atau hanya anganku, ketika bayangmu dapat ku peluk dengan sendu. Inilah angan yang selalu ku rindu

Matahari kian ganas, teriknya kian panas. Ketika aku berangan yang pantas, ingin memilikimu dengan berjuang keras

Ada yang tertinggal, setelah kepergian tanpa lambaian. Kenangan namanya

Sekali kali berteduhlah di puisiku; agar kau tau hujan tak selamanya milik kesedihanmu.

Semoga ada tetes hujan yang turun menerpamu, kala isak tangis menyelimutimu. Sebab tangis tak begitu indah untuk hapus senyum indahmu

Sementara luka adalah aksara, biarkan angin hempaskannya. Aku dengan mimpi, mencoba kembali merajut asa

Ini senja ke sekian; dari kepulan kenang memahat bayangmu di mata lembayungnya.

Selalu ada tempat yang lebih indah selain taman tua itu, ialah bahumu. Dan itu kata terakhir darimu

Aku sunyi, doa doa yang ku baca adalah cara menikmati, ditiap rinduku padamu yang kini pergi

Semoga cinta kita ada tak seperti datangnya senja, yang tiba hanya sementara saja.

Ajari aku cinta, jika rasa suka yang sama milik kita kau anggap biasa

Senja tersenyum manja, melihatmu tertawa. Terlebih aku yang tak bersama, hanya mampu memelukmu dengan doa

Jika menyentuhmu adalah dosa, ijinkan aku memelukmu dalam do'a

Senin, 18 Agustus 2014

Sweet nothing

Jadi ceritanya gue lagi mengabsurd download lagu langsung se album. Emang kebiasaan aneh gue yang baru sih, biasanya kebanyakan orang download satu lagu. gue beda, gue download satu lagu. Ibaratnya kalo pesen di warung "bu tempe penyet satu" nah kalo gue yang pesen jaadinya. "bu tempe penyet selusin".
Album yang baru gue download ini lagunya calvin harris di 18th month album. Keren? Pretty cool sih, gue suka liriknya. Jadi intinya gue ingin kalian liat betapa sakitnya "sweet nothing" ini.
Peringatan keras terhadap orang yang mempunyai penyakit jantung, ibu mengandung, maupun lansia.
Membaca lirik galau ini dapat menyebabkan move on anda centang, ataupun malah deliv ke orang lain.

You took my heart and you held it in your mouth
And with a word all my love came rushing out
And every whisper, it's the worst,
Emptied out by a single word
There is a hollow in me now

So I put my faith in something unknown
I'm living on such sweet nothing
But I'm tired of hope with nothing to hold
I'm living on such sweet nothing

And it's hard to learn
And it's hard to love
When you're giving me such sweet nothing
Sweet nothing, sweet nothing
You're giving me such sweet nothing

[Beat break]

It isn't easy for me to let it go
Cause I've swallowed every single word
And every whisper, every sigh
Eats away this heart of mine
And there is a hollow in me now

So I put my faith in something unknown
I'm living on such sweet nothing
But I'm tired of hope with nothing to hold
I'm living on such sweet nothing

And it's hard to learn
And it's hard to love
When you're giving me such sweet nothing
Sweet nothing, sweet nothing
You're giving me such sweet nothing

And it's not enough to tell me that you care
When we both know the words are empty air
You give me nothing

Sabtu, 16 Agustus 2014

Renungan siang hari

Mentari sangat bersemangat menyinari hari ini. Siang ini panas sekali, aspal hitam dijalan mengeluarkan uap panas, menambah panjang kesialanku hari ini.
“ Uh…panas sekali, mau kiamatkah hari ini?” gumanku sembari mengambil sehelai sapu tangan di kantong celanaku lalu ku usap keringat yang membasahi sekujur tubuhku. Aku melewati hari ini serasa melewati satu tahun, sangat membosankan. Lalu aku mampir ke tukang rokok.
“ bang rokok sebatang!” pintaku. Diberikannya aku rokok, ku bakar lalu kuhisap dalam-dalam.
“ ssssssssshuuuuuh, jalan kesurga lewat mana ya bang?” Aku bertanya pada tukang rokok sembari menyemburkan asap rokok ke wajahnya.
“ gila apa kau?, orang ingin umur panjang kau ingin ke surga, kalau kau sampai ke neraka pertanggung jawaban apa yang kau katakan pada tuhan nanti?. Tukang rokok berbicara sembari menatapku tajam.
” tidak apa-apa, hari ini saya di pukul telak oleh masalah yang datang bertubi-tubi!! Sambutku.
Tukang rokok mencoba menasihati “ sabarlah, kau belum seberapa denganku dalam mengarungi hidup ini, rajin-rajinlah kau berdoa!”.
Tak lama kemudian kendaraan bewarna orange disertai dengan suara yang berisik ibarat monster yang sedang mengerang lewat, ya…itu metromini. Aku lekas memberentikannya lalu duduk di bangku yang keras sekali seperti batu.
Aku berfikir dalam perjalanan “ Negara ini hanya mau enaknya, kendaraan besi tua seperti ini, masih bisa layak jalan di kota metropolitan yang modern yang segalanya serba otomatis dan nyaman”
Berlanjut perjalananku sampai-sampai aku terlelap karena kantuk sebab penat sekali kepalaku dan karena aku telah terbiasa menaiki kendaraan seperti ini.
Tiba-tiba suara kasar membangunkanku “ Ade….de, bangun sudah sampai!”. Aku panik ternyata kernet metro yang membangunkanku, setiap hari aku naik mobilnya untuk menuju ke kampus, dia berani membangunkanku karena dia telah mengenal wajahku.
Bergegaslah aku turun. Rumahku tidak jauh dari jalan raya berada di pinggiran kota dan pingiran rel, rumah-rumah kumuh yang terbuat dari seng-seng bekas yang sudah karat, berjejer, bersesak-sesakkan. Menjadi pemandangan memilukan, terkadang aku disuguhkan dengan pemandangan seorang lelaki tua yang teronggok bak tulang belulang hidup dipojokan tumpukan seng. “Cuihhhhhh!!!! DPR renovasi toilet menghabiskan 2 milyar” gumanku dalam hati.
“ Kasihan mereka harus bersaing dengan pejabat-pejabat korup serta orang-orang yang rakus kekuasaan yang tidak punya perasaan pada kaum papa “ kata yang terlontar setiap aku melintasinya.
Sampai juga aku dirumah setelah melewati perjalanan yang membosankan juga pemandangan yang menyayat. Aku raih gagang pintu ibu menyambut dengan senyumnya yang hangat.
“ Pucat sekali mukamu, seperti orang yang mau mati!” ibu berkata.
Aku sudah terbiasa dengan gaya bicara ibu yang kasar, tapi entah kenapa wajahnya yang hangat membuatku tak bisa marah. Aku memakluminya mungkin beliau pusing dengan biaya hidup yang membumbung tinggi. “Tak usahlah kau ambil pusing” ibu berkata padaku. Langsung aku menuju kamar, ganti baju dan berlalu ke kamar mandi. Kubenamkan kepalaku kedalam bak mandi berharap agar pikiran bisa segar, bernyanyilah mulut ini untuk menghilangkan sesak yang menusuk tajam paru-paru.
Masalah mandi sudah selesai, aku makan dimeja makan. Hidupku membosankan hanya makan, mandi, kuliah, tidur, bermimpi. Selesai makan aku kembali kamar, sebuah kamar yang sempit yang dipenuhi buku-buku, dimeja, dilemari, diatas kasur, dimana-mana! kekamar aku hanya sekedar membuka buku catatan kuliah, aljabar, matematika,logika, fisika dasar.
“Huhhhh, tambah mampus aku hari ini kalau kubuka buka yang tidak sesuai dengan jiwaku!!” keluhku. Kutenggelamkan tubuhku dikasur.
Ketika kemudian terdengar suara pintu kamar terbuka, aku terbangun ibu mengahampiri mengusap kepalaku
“ ayahmu telah enam bulan tidak memberikan uang makan!”
“ kau rindu dengan ayahmu?”
“tidak, buat apa aku merindukan seorang yang telah pergi meninggalkan keluarga? Jawabku.
Tiba-tiba wajahku menjadi berubah, mataku menjadi merah bibirku bergetar seperti mengucapkan sesuatu yang tak jelas. Tapi penuh dengan kekesalan.
Kuraih tangan ibu, kukecup “ibu masih punya perhiasan sisa perkawinan, jual bu!!! Untuk hidup kita sebulan ini, susah aku mendapatkan pekerjaan karena aku tidak mempunyai ijazah?”
“semuanya sudah terjual untuk makan, untuk bayar kuliahmu dan buku-bukumu !”
“aku ada uang sedikit, upah dari cuci mobil, ambil bu, untuk beli obat badan ibu panas sekali”.
Aku termangu, aku raih buku-bukuku lalu aku banting…….
Aku sudah bukan anak lagi, bukan juga remaja, aku adalah lelaki yang kelak akan sendiri. Pikiran bersalah karena merepotkan ibu semakin berkecamuk dalam otak. Tak ada lagi tempat untuk bisa kucurahkan luka-luka ini……aku butuh cinta……cinta tanpa kata materi didalamnya. Ya …..aku jadi ingat dengan seorang wanita yang kusuka. Cintanya yang menerimaku apa adanya, cintanya cinta jalan yang tegar menghadang keadaan.
‘sudahlah istirahat, nak?” ibu berkata sembari berlalu meninggalkan kamarku.
Sudah tak mungkin aku bermimpi malam ini. Lalu aku langkahkan kaki menuju taman, aku selalu menyebutnya taman walau keadaannya tidak serupa tapi Aku nyaman. Tak cukup besar tetapi sangat asri ada pohon beringin, bunga mawar dan bunga terompet dan ada sebuah kolam kecil diplester semen seadanya serta pancuran diatasnya, walaupun itu sebenarnya bisa dikatakan hanya sebuah comberan Ada sesuatu yang membuat aku betah disana yaitu suara jangkrik, sengaja aku beli kemudian aku lepas disekitar taman dan bangku kayu sebagai teman lamunananku.
Ku duduk dibangku kayu sembari memandang bulan ” ah….ingin kugapai bulan itu lalu kumakan sampai habis hingga tak menyisakan cahaya, biar bintang yang menyinari malam ini sebab bulan hanya parasit yang selalu menggantungkan dirinya pada matahari”.
Tanpa sadar lamunanku hinggap pada seorang wanita yang aku cintai, lamunanku semakin liar. Entahlah setelah aku mengenal cinta aku merasa tiap malam sepi tanpa hadirnya, sepi pun berbisik cinta….cinta…cinta….
Tiba-tiba aku melihat sesok tubuh wanita di balik pagar, ia tersenyum.
” hahhh….itu wanita yang ada dalam lamunanku!!!” sosoknya membuat aku terkejut.
” ya Tuhan….jiwaku bergetar melihat senyumannya, matanya yang bulat, kulitnya yang langsat menciptakan gelombang hangat merasuki tubuhku!!.
Kudekati sosok itu sembari menyebrangi rel. Gelombang hangat semakin terasa….aku raih tangannya. Kan tetapi ia tak mau, entah aku seperti merengkuh cahaya Aku terus mencoba menariknya. Terdengar pekikan ” hei minggir ada kereta”. Tidak aku gubris, tiba tiba aku terhempas terpendar menjadi bulir bulir cahaya….Akhirnya aku bisa memeluk wanita itu, kekasihku yang tewas tertabrak kereta ketika ia menyebrang rel.
”Nak!!! Bangun Nak….jangan tinggal kan Ibu sendiri, anakku kamu durhakai ibundamu ini kota tak ubah neraka, bising bagai pasir” terlintas suara itu, aku menoleh kebelakang tubuh ku hancur lembur dipelukan Ibu…….

HANYA ADA DUA MANUSIA YANG AKU CINTAI DALAM HIDUP INI IBU DAN KEKASIHKU MEREKALAH YANG MEMBERIKAN KEHANGATAN CINTA ABADI THANKS’ MOM KELAK KITA AKAN BERTEMU DALAM KEABADIAN BUKAN DIKOTA YANG BISING BAGAI PASIR……….

14.01.2012
Segara wisesa